Kamis, 02 Oktober 2025

CERITA ADAB MAKAN "KAK NAIRA & NUZUL"

Matahari pagi menyusup malu-malu melalui celah jendela dapur, membiaskan cahaya hangat di atas meja kayu tempat Umi sibuk menata sarapan. Bau harum roti panggang dan gurihnya susu hangat memenuhi ruangan, menyambut Kak Naira yang baru saja selesai menata mukena dan merapikan tempat tidurnya. Sebelum beranjak ke meja makan, Naira menghampiri kamar adiknya, Nuzul, yang masih meringkuk di balik selimut. Dengan usapan lembut di kepalanya, Naira berbisik menyapa, mengajak adiknya berwudhu dan merapikan kamar terlebih dahulu agar pagi mereka diawali dengan kebersihan dan kesegaran.

Beberapa saat kemudian, Naira dan Nuzul sudah duduk rapi di meja makan bersama Umi. Tergiur melihat roti panggang yang masih mengepul, jemari kecil Nuzul yang polos langsung terulur ingin menyambar sepotong roti.

ilustrasi
 

 

MAU BELI ROTI ENAK DISINI AJA 

Product image Grandpa's French Baguette Box | Isi 3pcs | No Sugar, Egss & Dairy

 

Dengan senyum hangat, Kak Naira memegang lembut pergelangan tangan adiknya. "Dek, sebelum makan, kita sapa Allah dulu dengan membaca Bismillah ya," ujar Naira lembut.

Nuzul mengangguk polos, membalas senyuman kakaknya. Bersama-sama, suara jernih mereka bersatu melantunkan, "Bismillahirrahmanirrahim."

Naira kemudian menuntun tangan Nuzul. "Kita pakai tangan kanan ya, Dek. Makan pelan-pelan, ambil yang terdekat, dan tidak perlu terburu-buru." Nuzul menirukan setiap petunjuk kakaknya, mengunyah roti dengan tenang tanpa bersuara. Ketika hendak menghabiskan segelas susu hangatnya, Naira kembali mengingatkan untuk minum sambil duduk dan meneguknya berkala—tiga kali tegukan berselang napas.

Nuzul menyapu sisa susu di bibirnya lalu berseru riang, "Alhamdulillah, enak sekali roti buatan Umi!"

Umi yang mengamati sejak tadi menatap kedua buah hatinya dengan binar haru. Beliau mengusap lembut kepala Naira dan Nuzul. "MasyaAllah, anak-anak Umi pintar sekali. Kalau kita makan dan minum sesuai sunnah Rasulullah, bukan cuma kenyang di perut yang kita dapat, tapi juga keberkahan dan pahala dari Allah."

Usai makan, Naira tidak langsung pergi bermain. Ia mengajak Nuzul mengumpulkan piring kotor mereka dan membawanya ke wastafel. Bersama-sama mereka membersihkan meja makan, merapikan kursi, dan mencuci tangan hingga bersih. Pagi itu, meja makan kembali rapi, dan hati mereka penuh dengan kedamaian karena telah memulai hari dengan penuh keberkahan.

KHUTBAH JUM'AT : Menjaga Diri dan Keluarga dari Neraka dengan Cara Berhati-hati dalam Bermedia Sosial

 Menjaga Diri dan Keluarga dari Neraka dengan Cara Berhati-hati dalam Bermedia Sosial

 Meta description: Khutbah Jumat lengkap tentang pentingnya berhati-hati dalam bermedia sosial untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka. Nasihat Islami yang bisa langsung dibacakan.

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

Terjemah:

Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari keburukan diri kita dan dosa-dosa perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tiada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tiada yang dapat memberinya petunjuk.


Hadirin jamaah yang dirahmati Allah, di era digital ini, media sosial menjadi bagian penting dari kehidupan kita. Namun, media sosial juga bisa menjadi sarana fitnah, kebohongan, dan perilaku yang membawa dosa jika tidak digunakan dengan bijak. Oleh karena itu, menjaga diri dan keluarga dari neraka juga termasuk menjaga diri dari hal-hal negatif di dunia maya.


Khutbah Pertama – Pentingnya Hati-hati dalam Bermedia Sosial

Saudara sekalian, Allah  berfirman:

الآية:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِخَبَرٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Terjemah:

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat: 6)

Ayat ini mengingatkan kita agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang beredar di media sosial. Semua perkataan dan unggahan yang tidak benar bisa menjerumuskan kita pada dosa.


Hadirin yang dirahmati Allah, selain menjaga diri sendiri, kita juga wajib menjaga keluarga dari bahaya media sosial. Nabi Muhammad SAW bersabda:

الحديث:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

Terjemah:

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Beberapa langkah penting:

  1. Mengawasi Konten Anak dan Keluarga

    • Pastikan anak-anak tidak mengakses konten negatif.

    • Ajar mereka adab bermedia sosial sesuai syariat.

  2. Menghindari Membagikan Informasi Hoax dan Fitnah

    • Periksa kebenaran informasi sebelum share.

    • Ingat, menyebarkan kebohongan bisa menjadi dosa.

  3. Mengontrol Diri dalam Berinteraksi

    • Jangan berkata kasar atau menyinggung orang lain.

    • Setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

Dengan menjaga diri sendiri dan keluarga dari hal-hal negatif di media sosial, kita ikut menjauhkan diri dari neraka dan memperoleh ridha Allah.


Saudara sekalian, khutbah hari ini mengingatkan kita bahwa dunia digital membawa peluang sekaligus ujian. Mari kita berhati-hati dalam bermedia sosial, menjaga lisan dan perilaku, serta mendidik keluarga untuk bijak dalam menggunakan teknologi.

Marilah kita akhiri khutbah dengan doa:

الدعاء:

اللَّهُمَّ ابْعِدْ عَنَّا وَعَنْ أَهْلِنَا الْمَعَاصِي وَالْفِتَنَ، وَاجْعَلْنَا وَأَهْلَنَا مِنَ الْمُتَّقِينَ

Terjemah:

“Ya Allah, jauhkan kami dan keluarga kami dari dosa, fitnah, dan segala perbuatan yang mendekatkan kami kepada neraka. Jadikan kami dan keluarga kami hamba-Mu yang selalu bertakwa. Aamiin.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Cara Edit Video Sederhana Menggunakan Movavi Video Editor Business

Cara Edit Video Sederhana Menggunakan Movavi Video Editor Business

Keyword: cara edit video sederhana menggunakan Movavi Video Editor Business

Apakah kamu ingin membuat video menarik tapi bingung mulai dari mana? Dengan Movavi Video Editor Business, proses editing menjadi lebih mudah, bahkan untuk pemula. Berikut panduan lengkap cara edit video sederhana yang bisa langsung kamu praktekkan.


1. Instal dan Buka Movavi Video Editor Business

  1. Download dan instal Movavi Video Editor Business dari situs resmi, atau klik disini.

  2. Buka program, pilih Create Project → sesuaikan resolusi dan format video yang diinginkan.


2. Impor Video dan Media Pendukung

  1. Klik Add Media Files untuk memasukkan video, gambar, atau audio yang ingin diedit.

  2. Drag file ke timeline di bawah untuk mulai mengatur urutan video.


3. Memotong dan Menggabungkan Video

  • Memotong video: Pilih video → klik ikon gunting → tentukan bagian yang ingin dipotong.

  • Menggabungkan video: Drag beberapa video ke timeline → pastikan urutannya sesuai → klik Export nanti hasilnya akan menyatu menjadi satu video.


4. Menambahkan Teks dan Judul

  1. Pilih tab Titles → pilih template teks yang diinginkan.

  2. Drag teks ke timeline → sesuaikan durasi tampilnya.

  3. Ketik judul atau keterangan video.

  4. Sesuaikan font, warna, dan animasi agar lebih menarik.


5. Menambahkan Musik dan Efek Suara

  1. Pilih tab Audio → pilih musik dari library Movavi atau import file musik sendiri.

  2. Drag musik ke timeline → sesuaikan durasi.

  3. Atur volume agar tidak menutupi suara utama video.


6. Menambahkan Filter dan Efek

  • Klik tab Filters → pilih efek visual yang diinginkan.

  • Drag filter ke klip video → preview hasilnya secara real-time.

  • Kamu bisa menambahkan efek transisi antar video di tab Transitions.


7. Mengekspor Video

  1. Setelah selesai mengedit, klik Export.

  2. Pilih format video (MP4, AVI, MOV, dll) → sesuaikan kualitas dan resolusi.

  3. Klik Start → tunggu proses rendering selesai.


Tips Tambahan

  • Simpan proyek secara berkala agar tidak kehilangan hasil editing.

  • Gunakan keyboard shortcut Movavi untuk mempercepat editing.

  • Untuk video bisnis, tambahkan logo atau watermark agar lebih profesional.


Dengan mengikuti panduan di atas, kamu bisa membuat video profesional dengan cara edit video sederhana menggunakan Movavi Video Editor Business. Selamat mencoba dan eksplor kreativitasmu!

 

TRIK RAHASIA HP ANDROID YANG BELUM KAMU KETAHUI: BONGKAR FITUR TERSEMBUNYI UNTUK OPTIMASI MAKSIMAL

  Sistem operasi Android dikenal dengan fleksibilitas dan kebebasan kustomisasi yang sangat tinggi. Namun, mayoritas pengguna smartphone han...